Baigadir Jenderal Mohammad Pakpour, Minggu (2/10/2022) menuturkan, upaya putus asa kubu imperialis dunia terhadap Republik Islam Iran lebih terbuka dan lebih agresif dibandingkan sebelumnya, dan setelah kegagalan ancaman-ancaman militer serta sanksi ekonomi, mereka terang-terangan berbicara soal penggulingan sistem Republik Islam Iran.
Ia menambahkan, musuh melalui perang lunak, dan peningkatan ancaman keamanan dengan memanfaatkan para penyusup, dan anasir-anasir yang tertipu, mengerahkan seluruh kemampuan dan sekutu-sekutunya untuk memukul sistem Republik Islam.
Komandan AD IRGC menegaskan, Republik Islam Iran sebagai inti poros perlawanan selain mampu mempertahankan dan menjaga keamanan serta independensinya, juga berhasil memajukan tujuan-tujuan di kawasan, dan menggagalkan skenario-skenario kubu hegemoni dunia. (HS)
342/